Bengkel Motor di Salatiga Dilarang Jual Beli dan Layani Pemasangan Knalpot Brong

SALATIGA, Lingkarjateng.idPolres Salatiga meminta pemilik bengkel sepeda motor untuk tidak menjual dan melayani pemasangan knalpot brong serta permintaan modifikasi yang menyalahi Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009.

Imbauan tersebut dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamtibcarlatas) di Kota Salatiga serta menjamin kenyamanan masyarakat.

“Kami imbau pemilik bengkel agar tidak menjual atau melayani pemasangan knalpot brong, karena dampaknya dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” kata Kasatlantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni saat menyambangi sejumlah bengkel sepeda motor di Salatiga pada Rabu, 3 Januari 2024.

AKP Suci juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran serta menciptakan budaya tertib berlalulintas.

“Edukasi ini bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menyampaikan bahwa jajaran Satlantas Polres Salatiga telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada bengkel motor terkait larangan modifikasi ataupun jasa pemasangan knalpot brong.

“Kepada pemilik bengkel dan toko, kami mengharapkan agar mereka tidak memodifikasi dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai peraturan perundang – undangan khususnya Undang-undang Lalu Lintas No 22 Tahun 2009,” tuturnya.

Sementara itu salah satu pengemudi ojek online, Aji, mendukung Polres Salatiga dalam memberikan edukasi sekaligus sosialisasi penertiban knalpot brong karena bisingnya knalpot brong sangat menggangu kenyamanan masyarakat. 

“Suara knalpot brong, sangat bising dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Saya mendukung upaya penerangan knalpot brong yang dilakukan Polres Salatiga,” ucapnya. (Lingkar Network | Angga Rosa – Koran Lingkar)