Dapat DBHCHT Rp 10,688 M, OPD Salatiga Diminta segera Realisasikan Program

SALATIGA, Lingkarjateng.id Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mendapat dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dari pemerintah pusat senilai Rp 10,688 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan bidang kesehatan, kesejahteraan masyarakat, dan penegakan hukum.

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengatakan penggunaan DBHCHT untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah, menekan peredaran barang kena cukai ilegal dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 

“Tahun ini Salatiga mendapat DBHCHT sebesar Rp10.688.511.000. Sebesar 64 persen dari dana tersebut untuk membiayai kegiatan bidang kesehatan, 26 persen untuk bidang kesejahteraan masyarakat dan 10 persen untuk penegakan hukum,” terangnya, Jumat, 8 Maret 2024.

Sedangkan hasil rekonsiliasi Silpa DBHCHT tahun 2023 dengan DJPK Kementerian Keuangan, yakni anggaran kegiatan bersumber pada DBHCHT tahun 2023 sebesar Rp13,81 miliar. Sedangkan realisasinya sebesar Rp 12,91 miliar atau 93,45 persen.

“Kami minta OPD (organisasi perangkat daerah) yang menangani kegiatan DBHCHT segera melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan sesuai regulasi, kreatifitas dan inovasi dengan tepat mutu, tepat prinsip, tepat manfaat dan tepat administrasi. Tingkatkan sinergi dan kolaborasi serta konsolidasi dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya. 

Yasip juga memberikan apresiasi kepada OPD pengelola kegiatan bersumber DBHCHT sehingga di tahun ini realisasi anggaran dapat terealisasi minimal 95 persen dengan output kegiatan 100 persen.

“Saya berharap OPD dapat meningkatkan keselarasan pemikiran, rencana aksi maupun gerak langkah untuk melaksanakan program Pemerintah Kota Salatiga dengan baik. Sehingga akan meningkatkan kinerja pelaksanaan APBD, kinerja pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Lingkar Network | Angga Rosa – Lingkarjateng.id)