Overload! Warga Desak Kantong Parkir di Jalan Jenderal Sudirman Salatiga Ditambah

SALATIGA, Lingkarjateng.id – Parkir di kawasan jantung Kota Salatiga turut Jalan Jenderal Sudirman sudah overload. Akibatnya kondisi lingkungan semakin semrawut, khususnya saat hari-hari libur.

Minimnya kantong parkir di Jalan Jenderal Sudirman memicu masyarakat menggunakan ruas jalan di kawasan tersebut untuk memarkirkan kendaraan.

Harsono (52), warga Desa Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, menuturkan bahwa setiap hari jumlah kendaraan yang parkir di kawasan Jalan Sudirman melebihi daya tampung kantong parkir yang ada. Kondisi ini membuat kawasan jantung kota terkesan tidak tertata dengan baik.

“Tempat parkir di kawasan Jalan Sudirman sudah overload. Ini terjadi karena banyak lahan parkir yang digunakan untuk berjualan PKL (pedagang kaki lima),” katanya, Selasa, 30 Januari 2024. 

Parah! Parkiran Jalan Jenderal Sudirman Salatiga Semrawut hingga ke Jalur Lambat

Menurut Harsono, penambahan kantong parkir di kawasan jantung Kota Salatiga mendesak dilakukan. Karena tempat parkir yang ada di kawasan Kota Salatiga itu kurang memadai dan sudah tidak mampu menampung kendaraan bermotor yang hendak parkir. 

Disamping itu, kawasan Jalan Jenderal Sudirman merupakan pusat keramaian dan perdagangan di Kota Salatiga sehingga harus didukung dengan pembangunan sarana infrastruktur yang memadai agar ketertiban, keamanan, kenyamanan, dan keindahan kota tetap terjaga. 

Warga lain, Marno (43), warga Desa Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir menilai kurangnya tempat parkir di Jalan Jenderal Sudirman mengakibatkan arus lalu lintas semrawut. Terlebih tempat parkir dibuat di dua sisi jalan.

“Kantong parkir yang menempati medan jalan tidak memenuhi standar keamanan sehingga bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan dan warga,” ujarnya.

Banyak Pengendara Langgar Lalu Lintas, Jalan Jenderal Sudirman Salatiga Makin Semrawut

Menurutnya, di kawasan Jalan Jenderal Sudirman harus dibuat lahan parkir yang memenuhi standar kelayakan dan keamanan.

“Karena itu, kami minta pemkot segera membuat lahan parkir di Jalan Jenderal Sudirman yang layak dan aman,” ucapnya. 

Mananggapi suara warga, Kasi Bina Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga, Bagus Arifianto, menerangkan bahwa instansinya sudah melakukan berbagai upaya untuk menangani kesemrawutan arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman. Diantaranya, melarang aktivitas bongkar muat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. 

“Namun kesadaran masyarakat untuk mentaati peraturan tergolong rendah. Bahkan mereka berani melanggar rambu lalulintas sehingga arus lalulintas menjadi semrawut,” tandasnya. (Lingkar Network | Angga Rosa – Lingkarjateng.id)