Pj Wali Kota Salatiga Tegaskan Hasil Kunjungan ke Korsel Bisa Dilaksanakan 2024

SALATIGA, Lingkarjateng.idPenjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, menegaskan lawatan ke Mungyeong, Gyeongsang Utara, Korea Selatan pada 5-7 Desember 2023 menghasilkan kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan dan ekonomi kreatif. Kerjasama tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2024. 

“Mulai 2024 akan dilaksanakan saling kirim guru dan siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di Korea dan di Salatiga. Selain itu, juga akan digulirkan program beasiswa fullboard (biaya sekolah dan biaya hidup) bagi lulusan SMP/MTs atau sederajat secara optik dari Kota Salatiga untuk melanjutkan belajar pada jenjang pendidikan SMA/sederajat di Korea,” katanya, Senin, 11 Desember 2023.

Sinoeng menyampaikan, sebagai awalan, tiga bidang yang disepakati segera diwujudkan. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi yang lebih cermat, apakah perlu ditambah pada bidang yang lain sehingga manfaatnya lebih terukur dan konkret.

Hasil Kunjungan Pj Wali Kota Salatiga ke Korsel belum Bisa Dilaksanakan 2024

Dirinya juga berharap perjanjian yang telah disepakati bersama Pemerintah Kota Mungyeong segera dilaksanakan.

“Kami berharap kerja sama bisa dilaksanakan mulai tahun depan dan seterusnya. Ini akan mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan, pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif di Salatiga,” ujarnya. 

Sementara dalam bidang budaya, kata Sinoeng, disepakati akan dikirimkan misi kebudayaan (tradisional) antara dua kota pada saat hari ulang tahun dari masing-masing kota. Termasuk kerja sama pameran hasil ekonomi kreatif, kuliner enting-enting gepuk, batik dan kerajinan tangan lainnya.

Kunjungan Pj Wali Kota Salatiga ke Korsel Habiskan APBD Rp318 Juta, untuk Apa?

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini saat ditanya terkait kerja sama di bidang pendidikan dengan Pemerintah Kota Mungyeong, Gyeongsang Utara, Korea Selatan masih enggan memberikan keterangan. 

“Kemarin sudah dimuat di berita, sebaiknya konfirmasi ke Prokompim saja ya, biar satu pintu pemberitaannya,” ujarnya. 

Terpisah, anggota DPRD Kota Salatiga Sarwono menilai kerja sama dengan Pemerintah Kota Mungyeong yang pelaksanaannya membutuhkan biaya APBD Kota Salatiga jelas tidak mungkin dilaksanakan pada tahun 2024. Sebab anggaran APBD Kota Salatiga Tahun anggaran 2024 sudah ditetapkan.

“Jadi hasil kerja sama yang dihasilkan dalam kunjungan kerja Pj Wali Kota ke Korea Selatan yang pelaksanaannya membutuhkan biaya APBD, jelas tidak mungkin dilaksanakan pada tahun 2024,” ucapnya. (Lingkar Network | Angga Rosa – Koran Lingkar)