Serap Aspirasi di Salatiga, Puan akan Koordinasikan Perbaikan Pasar Blauran 2

SALATIGA, Lingkarjateng.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, blusukan ke Pasar Blauran 2 Salatiga pada Jumat, 12 Januari 2024. Pedagang pun memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok dan perbaikan pasar.

Salah satu pedagang, Siti Maslakhah (35), menyampaikan bahwa Pasar Blauran sudah waktunya diperbaiki. Sebagian atap ada yang rusak dan pelataran pasar perlu diperbaiki agar lebih baik dan tidak terbuka.

“Kalau terbuka angin langsung masuk ke dalam pasar. Kami minta pasar diperbaiki agar lebih bagus dan nyaman,” ungkapnya.

Selain perbaikan Pasar Blauran, Siti juga menyampaikan keluhannya terkait kenaikan harga bahan pokok dan bumbu dapur yang mempengaruhi omzet pedagang.

“Harapan kami, harga-harga bisa stabil. Jangan seperti sekarang, harga mendadak naik. Ini sangat mempengaruhi omzet. Karena harga mahal, konsumen mengurangi pembelian sehingga omzet jadi turun,” ujarnya. 

Puan Ajak Legislatif dan Kementerian Dukung Kemajuan UMKM di Kabupaten Semarang

Dia menjelaskan, harga bawang putih naik dari Rp35.000 menjadi Rp42.000 per kilogram. Kemudian bawang merah naik Rp10.000 dari harga sebelumnya Rp25.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

“Harga tomat juga naik. Sekarang harganya Rp40.000 per kilogram. Saya berharap pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga barang kebutuhan pokok,” ucapnya. 

Menanggapi aspirasi pedagang, Puan Maharani berjanji akan mengupayakan perbaikan Pasar Blauran 2 Salatiga. Pasar tradisional tersebut akan diubah menjadi pasar kering, sehingga pedagang dan pengunjung akan lebih nyaman saat berada di tempat perdagangan tersebut.

“Dari laporan yang saya terima Pasar Blauran ini membutuhkan tempat pembuangan sampah dan limbah. DPR akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk perbaikan Pasar Blauran,” terangnya.

Sedangkan terkait kenaikan harga barang kebutuhan pokok, Puan menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan eksekutif untuk menentukan langkah guna menurunkan dan menstabilkan harga.

“Saya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menurunkan harga. Saya akan pantau terus harga barang kebutuhan pokok. Jangan sampai saat lebaran nanti harganya naik. Kalau bisa harganya turun,” ucapnya. (Lingkar Network | Angga Rosa – Koran Lingkar)